![]()

Pembangunan kesehatan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan
nasional karena menyentuh hampir di semua aspek kehidupan. Pembangunan kesehatan
sangat terkait dan dipengaruhi oleh aspek demografi/kependudukan, keadaan &
pertumbuhan ekonomi masyarakat termasuk tingkat kependidikannya serta keadaan
dan perkembangan lingkungan fisik dan biologik. Keberhasilan pembangunan kesehatan
dapat dilihat dari beberapa indikator yang digunakan untuk memantau perkembangan
derajat kesehatan sepertin angka kesakitan dan angka kematian ibu & bayi.
Sistem Informasi Kesehatan merupakan suatu tatanan yang mencakup komponen masukan
(input) yang berupa data tentang kesehatan dan yang terkait, komponen proses dan
komponen keluaran (output). Informasi kesehatan dan yang terkait digunakan sebagai
bahan dalam proses pengambilan keputusan. Pengambilan keputusan dalam manajemen
kesehatan dilakukan untuk perumusan kebijakan, perencanaan strategis, manajemen
operasional dan manajemen transaksi.
Keharusan jajaran kesehatan untuk menampilkan hasil-hasil pembangunan di bidang kesehatan. Salah satu bukti pertanggungjawaban jajaran kesehatan di Jawa Tengah tersebut adalah berupa penyajian data keberhasilan pencapaian program-program kesehatan yang sudah dilaksanakan di Jawa Tengah.
Dalam upaya memenuhi kebutuhan informasi pada abad 21 ini yang merupakan era informasi dan globalisasi yang menuntut percepatan arus informasi dan ke-canggihannya maka pengembangan Sistem Informasi Kesehatan dewasa ini perlu semakin dimantapkan dan dikembangkan. Hal ini akan mendukung pelaksanaan manajemen kesehatan dan pengembangan upaya-upaya kesehatan demi peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Salah satu keluaran dari Sistem informasi kesehatan yang dikembangkan saat ini adalah Profil Kesehatan mulai dari tingkat Ka-bupaten/Kota, Propinsi dan Pusat.
Profil Kesehatan Propinsi merupakan gambaran secara menyeluruh keadaan kesehatan di suatu propinsi yang bersangkutan. Untuk mendukung upaya penyusunan Profil Kesehatan, dilakukan upaya pemutakhiran data, didukung pemasok data. Profil kesehatan ini disusun sebagai sajian informasi yang diperoleh dari pengolahan data baik yang berasal dari kegiatan pelayanan kesehatan rutin dan dari para pemegang program.
Profil kesehatan disusun dengan tujuan umum untuk menyediakan data/informasi
yang akurat, tepat waktu dan sesuai dengan kebutuhan dan kewenangannya dalam
rangka meningkatkan kemampuan manajemen kesehatan secara berhasil guna dan berdaya
guna. Secara khusus tujuan penyusunan profil kesehatan adalah:
Dapat disajikannya:
Data/informasi umum dan lingkungan yang meliputi lingkungan fisik dan biologik, perilaku masyarakat yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat, data kependudukan dan sosial ekonomi,
Data/informasi tentang status kesehatan masyarakat yang meliputi angka kematian, angka kesakitan dan status gizi masyarakat,
Data/informasi tentang upaya kesehatan, yang meliputi cakupan kegiatan dan sumber daya kesehatan.
Data/informasi yang disajikan dapat digunakan untuk mendukung sistem manajemen kesehatan pada setiap tingkat administrasi kesehatan ( perencanaan, pemantauan, penggerakan pelaksanaan dan evaluasi tahunan program-program kesehatan ).
Tersedianya wadah konsolidasi dan integrasi data yang dikumpulkan dari berbagai sistem pencatatan dan pelaporan yang ada serta penelitian-penelitian kesehatan yang dilakukan serta tersedianya alat untuk memacu penyempurnaan dan pemantapan sistem pencatatan dan pelaporan kesehatan, feed back terhadap pemberi laporan/pemasok data dan pelaksana program.
Tersedianya data/informasi untuk bahan penyusunan profil kesehatan satu tingkat
diatasnya.