![]()

Buku Profil Kesehatan Prpinsi Jawa Tengah merupakan gambaran dari hasil kegiatan pembangunan kesehatan yang meyeluruh di 35 Kabupaten/Kota selama satu tahun dalam rangka meningkatkan kemampuan manajemen kesehatan secara berhasil guna dan berdaya guna.
Upaya peningkatan dan perbaikan terhadap derajat kesehatan masyarakat, upaya pelayanan kesehatan, sarana kesehatan dan sumber daya kesehatan yang merupakan bagian dari pelaksanaan pembangunan kesehatan di Jawa Tengah, saat ini telah menunjukan hasil yang cukup memuaskan, namun masih ada beberapa program kesehatan yang belum tercapaisecara optimal. Hal tersbut menunjukan masih perlunya perhatian dan penanganan yang lebih serius karena pembangunan kesehatan tetap merupakan kebutuhan masyrakat yang perlu ditingkatkan secara terus menerus sesusai dengan perkembangan pembangunan nasional.
Penyusunan Buku Profil Kesehatan Propinsi Jawa Tengah Tahun 2000 telah diupayakan untuk lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya, baik dalam segi kualitas data maupun analisanya. Namun disadari pula bahwa dalam penyusunan buku Profil Kesehatan ini masih ditemui hambatan, misalnya :
Keterlambatan dalam pengumpulan data di Kabupaten/Kota akan memperlambat secara keseluruhan penyusunan data Profil Kesehatan Propinsi. Hal ini disebabkan antara lain karena mutasi petugas penyusun buku Profil Kesehatan dan terbatasnya tenaga penyusun/pengelola Profil Kesehatan di Kabupaten/Kota.
Masih kurangnya kemampuan dalam validasi data bagi petugas di Propinsi dan Kabupaten/Kota, sehingga kadang-kadang ada angka yang masih diragukan tercantum dalam tabel, walaupun telah dilakukan pemutakhiran (validasi). Disamping itu dalam analisanya masih perlu mendapat perhatian yang lebih serius.
Pengetahuan, sikap dan ketrampilan para pengumpul dan pengelola data disetiap jenjang administrasi serta dalam mendiagnosa / mencermati dan interpretasi data juga perlu untuk selalu mendapatkan bimbingan. Untuk selanjutnya diharapkan dapat ditingkatkan karena hal tersebut merupakan muara dari kualitas data;
Masih ditemui perbedaan data antara data yang ada di Kabupaten/Kota, Propinsi dan para pemegang program, disamping itu masih ada perbedaan data vital statistik yang ada di Kantor Statistik Propinsi Jawa Tengah dengan data yang dikompilasi di Kabupaten/Kota.
Banyaknya tabel yang kadang-kadang tidak relevan untuk dikumpulkan setiap tahun, karena data tersebut tidak perlu untuk dilihat kecenderungannya. (Tabel 12 a,b,d,e,f,g,h.).
Penambahan jumlah tabel membutuhkan lebih banyak waktu penyelesaian penyusunan buku Profil Kesehatan.
Pada tabel terlihat bahwa beberapa program sudah mencapai “hard rock” sehingga sudah sulit untuk dapat ditingkatkan lagi misalnya program immunisasi. Untuk itu diperlukan strategi yang berbeda untuk lebih meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Beberapa alternatif untuk meningkatkan kualitas Buku Profil Kesehatan, yang
dapat dikemukakan adalah :
Peningkatan kemampuan dan pengetahuan tentang Profil Kesehatan, meliputi :
kodefikasi istilah-istilah medis (ICD X)
kompilasi data
pengenalan arti angka sebagai kode numerik yang berbeda dengan kode text
validasi data sebagai upaya untuk menambah validitas dan kebenaran data dan analisanya bagi pengelola data
Peningkatan kemampuan/ketrampilan dalam mencermati data serta diupayakan pengelola data dan pemegang program dapat mengenali Petunjuk/Pedoman Penyusunan Profil Kesehatan.
Perlu dikembangkan penyusunan Profil Kesehatan di tingkat Puskesmas dengan fasilitas dan format yang sesuai dengan Kabupaten/Kota sehingga kepedulian terhadap data di tingkat Puskesmas makin tinggi, terutama dalam memahami data dalam Buku Profil Kesehatan, yang selanjutnya dapat mempermudah dan mendukung peningkatan kualitas dan kecepatan penyusunan Buku Profil Kesehatan Kabupaten/Kota dan selanjutnya juga akan mempercepat penyusunan Buku Profil Kesehatan Propinsi.
Perlu sosialisasi lebih mendalam tentang minimal data set yang representatif dan mencukupi kebutuhan vital akan data sejak dari tingkat Kecamatan, Kabupaten/Kota, Propinsi sampai dengan Pusat.
Dilaksanakannya kegiatan rapid survey untuk mendukung validitas serta keakuratan data Profil Kesehatan.
Perlunya dibuat suatu software data base untuk keperluan penyusunan buku ini.
Digalakkannya Loka Karya atau Olah Karya serta kalakarya di Kabupaten/Kota untuk peningkatan mutu petugas penyusun Profil Kesehatan disemua lini.
Demikian ringkasan dari isi Buku Profil Kesehatan Propinsi beserta hambatan dan alternatif pemecahan masalahnya. Selain itu kami yakin masih banyaknya kesalahan atau kekurangan yang terluput dari pengamatan kami sehingga penyusun mohon maaf yang sebesar-besarnya. Penyusun sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun.
<<<< Daftar Isi Kembali ke Atas
Mudita Ary N. 2004