BAB VI

KESIMPULAN

 

1.       Pencapaian kinerja pelayanan kesehatan sesuai Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 71 Tahun 2004 adalah sebagai berikut :

        Pencapaian rata-rata indikator wajib Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah terhadap target tahun 2005 adalah 58,73 % atau 37 indikator dari 63 indikator telah mencapai target. Pencapaian tersebut dibandingkan tahun 2004 (55,55 %) mengalami peningkatan. Pada tahun 2004 baru sejumlah 35 indikator dari 63 indikator mencapai target.

    Pencapaian tertinggi dalam mencapai target tahun 2005 yaitu sebesar 76,67 % diperoleh Kab. Banyumas dan Kota Pekalongan.

    Rincian pencapaian target tahun 2005 sebagai berikut :

Kab/ Kota mencapai target indikator > = 70 % =

8

Kab/Kota

(22,86 %)

Kab/Kota mencapai target antara 60 - 70 % =

18

Kab/Kota

(51,43 %)

Kab/Kota mencapai target antara 50 - 60 % =

9

Kab/Kota

(25,71 %)

    Dibandingkan dengan pencapaian target pada tahun 2004, pencapaian tahun 2005 mengalami peningkatan. Pencapaian terhadap target pada tahun 2004 yaitu :

Kab/ Kota mencapai target indikator > = 70 % = 6 Kab/Kota

( 17,14 % )

Kab/Kota mencapai target antara 60 - 70 % = 11 Kab/Kota

( 31,43 % )

Kab/Kota mencapai target antara 50 - 60 % = 15 Kab/Kota

( 42,86 %)

Kab/Kota mencapai target di bawah 50 % = 3 kab/Kota

( 8,57 %)

        Dari 8 indikator wajib Kabupaten/Kota tertentu di Provinsi Jawa Tengah secara rata-rata pencapaiannya terhadap target 2005 adalah 87,50 % atau 7 dari 8 indikator telah mencapai target. Data secara rinci dapat dilihat pada lampiran.

 

2.       Pencapaian kinerja pelayanan kesehatan tersebut secara rinci per Kabupaten/Kota adalah sebagai berikut :

1)       Kabupaten Cilacap

Dari 63 indikator kinerja kewenangan wajib SPM bidang kesehatan untuk Kabupaten Cilacap yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 62,07 % dengan rincian 36 indikator telah mencapai target, 22 indikator belum dan 5 indikator tidak tersedia data. Dibandingkan pencapaian target tahun 2004 (57,14 %), tahun 2005 mengalami peningkatan sebesar 4,93 %.

Sedangkan untuk 8 indikator kinerja jenis pelayanan sesuai kebutuhan Kabupaten/Kota tertentu di Kabupaten Cilacap telah memenuhi 8 indikator. Dari ke delapan indikator tersebut yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 87,50 % atau 7 indikator.

Data selengkapnya dapat dilihat pada lampiran B ( Rekap Hasil Pencapaian SPM Bidang Kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2005 ) terlampir.

2)       Kabupaten Banyumas

Dari 63 indikator kinerja kewenangan wajib SPM bidang kesehatan untuk Kabupaten Banyumas yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 76,67 % dengan rincian 46 indikator telah mencapai target, 14 indikator belum dan 3 indikator tidak tersedia data. Dibandingkan pencapaian target tahun 2004 (74,60%), tahun 2005 mengalami peningkatan sebesar 2,07 %.

Sedangkan untuk 8 indikator kinerja jenis pelayanan sesuai kebutuhan Kabupaten/Kota tertentu di Kabupaten Banyumas hanya memenuhi 7 indikator yang semuanya telah mencapai target tahun 2005.

Data selengkapnya dapat dilihat pada lampiran B ( Rekap Hasil Pencapaian SPM Bidang Kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2005 ) terlampir.

3)       Kabupaten Purbalingga

Dari 63 indikator kinerja kewenangan wajib SPM bidang kesehatan untuk Kabupaten Purbalingga yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 63,79 % dengan rincian 37 indikator telah mencapai target, 21 indikator belum dan 5 indikator tidak tersedia data. Dibandingkan tahun 2004 (76,19%) pencapaian target tahun 2005 mengalami penurunan sebesar 12,4 %.

Sedangkan untuk 8 indikator kinerja jenis pelayanan sesuai kebutuhan Kabupaten/Kota tertentu di Kabupaten Purbalingga hanya memenuhi 6 indikator. Dari ke enam indikator tersebut yang telah mencapai target sebesar 66,67 % atau 4 indikator.

Data selengkapnya dapat dilihat pada lampiran B ( Rekap Hasil Pencapaian SPM Bidang Kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2005 ) terlampir.

4)       Kabupaten Banjarnegara

Dari 63 indikator kinerja kewenangan wajib SPM bidang kesehatan untuk Kabupaten Banjarnegara yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 62,96 % dengan rincian 34 indikator telah mencapai target, 20 indikator belum dan 9 indikator tidak tersedia data. Dibandingkan pencapaian target tahun 2004 (58,73 %), tahun 2005 mengalami peningkatan sebesar 4,23 %.

Sedangkan untuk 8 indikator kinerja jenis pelayanan sesuai kebutuhan Kabupaten/Kota tertentu di Kabupaten Banjarnegara hanya memenuhi 6 indikator. Dari ke enam indikator tersebut semuanya telah mencapai target tahun 2005.

Data selengkapnya dapat dilihat pada lampiran B ( Rekap Hasil Pencapaian SPM Bidang Kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2005 ) terlampir.

5)       Kabupaten Kebumen

Dari 63 indikator kinerja kewenangan wajib SPM bidang kesehatan untuk Kabupaten Kebumen yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 50,85 % dengan rincian 30 indikator telah mencapai target, 29 indikator belum dan 4 indikator tidak tersedia data. Dibandingkan pencapaian target tahun 2004 (44,44 %), tahun 2005 mengalami peningkatan sebesar 6,41 %.

Sedangkan untuk 8 indikator kinerja jenis pelayanan sesuai kebutuhan Kabupaten/Kota tertentu di Kabupaten Kebumen hanya memenuhi 7 indikator. Dari ke tujuh indikator tersebut semuanya telah mencapai target tahun 2005.

Data selengkapnya dapat dilihat pada lampiran B ( Rekap Hasil Pencapaian SPM Bidang Kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2005 ) terlampir.

6)       Kabupaten Purworejo

Dari 63 indikator kinerja kewenangan wajib SPM bidang kesehatan untuk Kabupaten Purworejo yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 72.22 % dengan rincian 39 indikator telah mencapai target, 15 indikator belum dan 9 indikator tidak tersedia data. Dibandingkan pencapaian target tahun 2004 (76,19 %), tahun 2005 mengalami penurunan sebesar 3,97 %.

Sedangkan untuk 8 indikator kinerja jenis pelayanan sesuai kebutuhan Kabupaten/Kota tertentu di Kabupaten Purworejo hanya memenuhi 7 indikator. Dari ke tujuh indikator tersebut yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 71,43 % atau 5 indikator.

Data selengkapnya dapat dilihat pada lampiran B ( Rekap Hasil Pencapaian SPM Bidang Kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2005 ) terlampir.

7)       Kabupaten Wonosobo

Dari 63 indikator kinerja kewenangan wajib SPM bidang kesehatan untuk Kabupaten Wonosobo yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 59,32 % dengan rincian 35 indikator telah mencapai target, 24 indikator belum dan 4 indikator tidak tersedia data. Dibandingkan pencapaian target tahun 2004 (58,73 %), tahun 2005 mengalami peningkatan sebesar 0,59 %.

Sedangkan untuk 8 indikator kinerja jenis pelayanan sesuai kebutuhan Kabupaten/Kota tertentu di Kabupaten Wonosobo hanya memenuhi 6 indikator. Dari ke enam indikator tersebut yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 83,33 % atau 5 indikator.

Data selengkapnya dapat dilihat pada lampiran B ( Rekap Hasil Pencapaian SPM Bidang Kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2005 ) terlampir.

8)       Kabupaten Magelang

Dari 63 indikator kinerja kewenangan wajib SPM bidang kesehatan untuk Kabupaten Magelang yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 69,23 % dengan rincian 36 indikator telah mencapai target, 16 indikator belum dan 11 indikator tidak tersedia data. Dibandingkan pencapaian target tahun 2004 (52,38 %), tahun 2005 mengalami peningkatan sebesar 16,85 %.

Sedangkan untuk 8 indikator kinerja jenis pelayanan sesuai kebutuhan Kabupaten/Kota tertentu di Kabupaten Magelang hanya memenuhi 7 indikator. Dari ke tujuh indikator tersebut yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 71,43 % atau 5 indikator.

Data selengkapnya dapat dilihat pada lampiran B ( Rekap Hasil Pencapaian SPM Bidang Kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2005 ) terlampir.

9)       Kabupaten Boyolali

Dari 63 indikator kinerja kewenangan wajib SPM bidang kesehatan untuk Kabupaten Boyolali yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 63,93 % dengan rincian 39 indikator telah mencapai target, 22 indikator belum dan 2 indikator tidak tersedia data. Dibandingkan pencapaian target tahun 2004 (60,32 %), tahun 2005 mengalami peningkatan sebesar 3,61 %.

Sedangkan untuk 8 indikator kinerja jenis pelayanan sesuai kebutuhan Kabupaten/Kota tertentu di Kabupaten Boyolali hanya memenuhi 7 indikator. Dari ke tujuh indikator tersebut yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 85,71 % atau 6 indikator.

Data selengkapnya dapat dilihat pada lampiran B ( Rekap Hasil Pencapaian SPM Bidang Kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2005 ) terlampir.

10)    Kabupaten Klaten

Dari 63 indikator kinerja kewenangan wajib SPM bidang kesehatan untuk Kabupaten Klaten yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 71,67 % dengan rincian 43 indikator telah mencapai target, 17 indikator belum dan 3 indikator tidak tersedia data. Dibandingkan pencapaian target tahun 2004 (61,90 %), tahun 2005 mengalami peningkatan sebesar 9,77 %.

Sedangkan untuk 8 indikator kinerja jenis pelayanan sesuai kebutuhan Kabupaten/Kota tertentu di Kabupaten Klaten hanya memenuhi 7 indikator. Dari ke tujuh indikator tersebut yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 71,43 % atau 5 indikator.

Data selengkapnya dapat dilihat pada lampiran B ( Rekap Hasil Pencapaian SPM Bidang Kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2005 ) terlampir.

11)    Kabupaten Sukoharjo

Dari 63 indikator kinerja kewenangan wajib SPM bidang kesehatan untuk Kabupaten Sukoharjo yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 59,02 % dengan rincian 36 indikator telah mencapai target, 25 indikator belum dan 2 indikator tidak tersedia data. Dibandingkan pencapaian target tahun 2004 (71,43 %), tahun 2005 mengalami penurunan sebesar 12,41 %.

Sedangkan untuk 8 indikator kinerja jenis pelayanan sesuai kebutuhan Kabupaten/Kota tertentu di Kabupaten Sukoharjo telah memenuhi 7 indikator. Dari ke tujuh indikator tersebut yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 85,71 % atau 6 indikator.

Data selengkapnya dapat dilihat pada lampiran B ( Rekap Hasil Pencapaian SPM Bidang Kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2005 ) terlampir.

12)    Kabupaten Wonogiri

Dari 63 indikator kinerja kewenangan wajib SPM bidang kesehatan untuk Kabupaten Wonogiri yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 67,80 % dengan rincian 40 indikator telah mencapai target, 19 indikator belum dan 4 indikator tidak tersedia data. Dibandingkan pencapaian target tahun 2004 (60,32 %), tahun 2005 mengalami peningkatan sebesar 7,48 %.

Sedangkan untuk 8 indikator kinerja jenis pelayanan sesuai kebutuhan Kabupaten/Kota tertentu di Kabupaten Wonogiri telah memenuhi 8 indikator yang semuanya telah mencapai target tahun 2005.

Data selengkapnya dapat dilihat pada lampiran B ( Rekap Hasil Pencapaian SPM Bidang Kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2005 ) terlampir.

13)    Kabupaten Karanganyar

Dari 63 indikator kinerja kewenangan wajib SPM bidang kesehatan untuk Kabupaten Karanganyar yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 61,82 % dengan rincian 34 indikator telah mencapai target, 21 indikator belum dan 8 indikator tidak tersedia data. Dibandingkan pencapaian target tahun 2004 (61,90 %), tahun 2005 mengalami penurunan sebesar 0,08 %.

Sedangkan untuk 8 indikator kinerja jenis pelayanan sesuai kebutuhan Kabupaten/Kota tertentu di Kabupaten Karanganyar hanya memenuhi 7 indikator. Dari ke tujuh indikator tersebut yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 85,71 % atau 6 indikator.

Data selengkapnya dapat dilihat pada lampiran B ( Rekap Hasil Pencapaian SPM Bidang Kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2005 ) terlampir.

14)    Kabupaten Sragen

Dari 63 indikator kinerja kewenangan wajib SPM bidang kesehatan untuk Kabupaten Sragen yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 67,24 % dengan rincian 39 indikator telah mencapai target, 19 indikator belum dan 5 indikator tidak tersedia data. Dibandingkan pencapaian target tahun 2004 (66,67 %), tahun 2005 mengalami peningkatan sebesar 0,57 %.

Sedangkan untuk 8 indikator kinerja jenis pelayanan sesuai kebutuhan Kabupaten/Kota tertentu di Kabupaten Sragen hanya memenuhi 5 indikator. Dari ke lima indikator tersebut yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 80 % atau 4 indikator.

Data selengkapnya dapat dilihat pada lampiran B ( Rekap Hasil Pencapaian SPM Bidang Kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2005 ) terlampir.

15)    Kabupaten Grobogan

Dari 63 indikator kinerja kewenangan wajib SPM bidang kesehatan untuk Kabupaten Grobogan yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 59,02 % dengan rincian 36 indikator telah mencapai target, 25 indikator belum dan 2 indikator tidak tersedia data. Dibandingkan pencapaian target tahun 2004 (65,08 %), tahun 2005 mengalami penurunan sebesar 6,06 %.

Sedangkan untuk 8 indikator kinerja jenis pelayanan sesuai kebutuhan Kabupaten/Kota tertentu di Kabupaten Grobogan hanya memenuhi 7 indikator. Dari ke tujuh indikator tersebut semuanya telah mencapai target tahun 2005.

Data selengkapnya dapat dilihat pada lampiran B ( Rekap Hasil Pencapaian SPM Bidang Kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2005 ) terlampir.

16)    Kabupaten Blora

Dari 63 indikator kinerja kewenangan wajib SPM bidang kesehatan untuk Kabupaten Blora yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 55,36 % dengan rincian 31 indikator telah mencapai target, 25 indikator belum dan 7 indikator tidak tersedia data. Dibandingkan pencapaian target tahun 2004 (53,97 %), tahun 2005 mengalami peningkatan sebesar 1,39 %.

Sedangkan untuk 8 indikator kinerja jenis pelayanan sesuai kebutuhan Kabupaten/Kota tertentu di Kabupaten Blora hanya memenuhi 6 indikator. Dari ke enam indikator tersebut yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 83,33 % atau 5 indikator.

Data selengkapnya dapat dilihat pada lampiran B ( Rekap Hasil Pencapaian SPM Bidang Kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2005 ) terlampir.

17)    Kabupaten Rembang

Dari 63 indikator kinerja kewenangan wajib SPM bidang kesehatan untuk Kabupaten yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 63,16 % dengan rincian 36 indikator telah mencapai target, 21 indikator belum dan 6 indikator tidak tersedia data. Dibandingkan pencapaian target tahun 2004 (49,21 %), tahun 2005 mengalami peningkatan sebesar 13,95 %.

Sedangkan untuk 8 indikator kinerja jenis pelayanan sesuai kebutuhan Kabupaten/Kota tertentu di Kabupaten Rembang hanya memenuhi 6 indikator. Dari ke enam indikator tersebut yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 66,67 % atau 4 indikator.

Data selengkapnya dapat dilihat pada lampiran B ( Rekap Hasil Pencapaian SPM Bidang Kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2005 ) terlampir.

18)    Kabupaten Pati

Dari 63 indikator kinerja kewenangan wajib SPM bidang kesehatan untuk Kabupaten Pati yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 68,97 % dengan rincian 40 indikator telah mencapai target, 18 indikator belum dan 5 indikator tidak tersedia data. Dibandingkan pencapaian target tahun 2004 (73,02 %), tahun 2005 mengalami penurunan sebesar 4,05 %.

Sedangkan untuk 8 indikator kinerja jenis pelayanan sesuai kebutuhan Kabupaten/Kota tertentu di Kabupaten Pati telah memenuhi 8 indikator. Dari ke delapan indikator tersebut yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 87,50 % atau 7 indikator.

Data selengkapnya dapat dilihat pada lampiran B ( Rekap Hasil Pencapaian SPM Bidang Kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2005 ) terlampir.

19)    Kabupaten Kudus

Dari 63 indikator kinerja kewenangan wajib SPM bidang kesehatan untuk Kabupaten Kudus yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 68,33 % dengan rincian 41 indikator telah mencapai target, 19 indikator belum dan 3 indikator tidak tersedia data. Dibandingkan pencapaian target tahun 2004 (66,67 %), tahun 2005 mengalami peningkatan sebesar 1,63 %.

Sedangkan untuk 8 indikator kinerja jenis pelayanan sesuai kebutuhan Kabupaten/Kota tertentu di Kabupaten Kudus hanya memenuhi 7 indikator. Dari ke delapan indikator tersebut yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 57,14 % atau 4 indikator.

Data selengkapnya dapat dilihat pada lampiran B ( Rekap Hasil Pencapaian SPM Bidang Kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2005 ) terlampir.

20)    Kabupaten Jepara

Dari 63 indikator kinerja kewenangan wajib SPM bidang kesehatan untuk Kabupaten Jepara yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 67,24 % dengan rincian 39 indikator telah mencapai target, 19 indikator belum dan 5 indikator tidak tersedia data. Dibandingkan pencapaian target tahun 2004 (58,73 %), tahun 2005 mengalami peningkatan sebesar 8,51 %.

Sedangkan untuk 8 indikator kinerja jenis pelayanan sesuai kebutuhan Kabupaten/Kota tertentu di Kabupaten Jepara hanya memenuhi 6 indikator. Dari ke enam indikator tersebut yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 83,33 % atau 5 indikator.

Data selengkapnya dapat dilihat pada lampiran B ( Rekap Hasil Pencapaian SPM Bidang Kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2005 ) terlampir.

21)    Kabupaten Demak

Dari 63 indikator kinerja kewenangan wajib SPM bidang kesehatan untuk Kabupaten Demak yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 62,50 % dengan rincian 35 indikator telah mencapai target, 21 indikator belum dan 7 indikator tidak tersedia data. Dibandingkan pencapaian target tahun 2004 (46,03 %), tahun 2005 mengalami peningkatan sebesar 16,47 %.

Sedangkan untuk 8 indikator kinerja jenis pelayanan sesuai kebutuhan Kabupaten/Kota tertentu di Kabupaten Demak hanya memenuhi 7 indikator. Dari ke tujuh indikator tersebut yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 85,71 % atau 6 indikator.

Data selengkapnya dapat dilihat pada lampiran B ( Rekap Hasil Pencapaian SPM Bidang Kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2005 ) terlampir.

22)    Kabupaten Semarang

Dari 63 indikator kinerja kewenangan wajib SPM bidang kesehatan untuk Kabupaten Semarang yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 52,54 % dengan rincian 31 indikator telah mencapai target, 28 indikator belum dan 4 indikator tidak tersedia data. Dibandingkan pencapaian target tahun 2004 (52,38 %), tahun 2005 mengalami peningkatan sebesar 0,16 %.

Sedangkan untuk 8 indikator kinerja jenis pelayanan sesuai kebutuhan Kabupaten/Kota tertentu di Kabupaten Semarang hanya memenuhi 6 indikator. Dari ke enam indikator tersebut yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 83,33 % atau 5 indikator.

Data selengkapnya dapat dilihat pada lampiran B ( Rekap Hasil Pencapaian SPM Bidang Kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2005 ) terlampir.

23)    Kabupaten Temanggung

Dari 63 indikator kinerja kewenangan wajib SPM bidang kesehatan untuk Kabupaten Temanggung yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 68,85 % dengan rincian 42 indikator telah mencapai target, 19 indikator belum dan 2 indikator tidak tersedia data. Dibandingkan pencapaian target tahun 2004 (63,49 %), tahun 2005 mengalami peningkatan sebesar 5,36 %.

Sedangkan untuk 8 indikator kinerja jenis pelayanan sesuai kebutuhan Kabupaten/Kota tertentu di Kabupaten Temanggung hanya memenuhi 7 indikator. Dari ke tujuh indikator tersebut yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 71,43 % atau 5 indikator.

Data selengkapnya dapat dilihat pada lampiran B ( Rekap Hasil Pencapaian SPM Bidang Kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2005 ) terlampir.

24)    Kabupaten Kendal

Dari 63 indikator kinerja kewenangan wajib SPM bidang kesehatan untuk Kabupaten Kendal yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 62,96 % dengan rincian 34 indikator telah mencapai target, 20 indikator belum dan 9 indikator tidak tersedia data. Dibandingkan pencapaian target tahun 2004 (53,97 %), tahun 2005 mengalami peningkatan sebesar 8,99 %.

Sedangkan untuk 8 indikator kinerja jenis pelayanan sesuai kebutuhan Kabupaten/Kota tertentu di Kabupaten Kendal hanya memenuhi 6 indikator yang semuanya telah mencapai target tahun 2005.

Data selengkapnya dapat dilihat pada lampiran B ( Rekap Hasil Pencapaian SPM Bidang Kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2005 ) terlampir.

25)    Kabupaten Batang

Dari 63 indikator kinerja kewenangan wajib SPM bidang kesehatan untuk Kabupaten Batang yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 61,67 % dengan rincian 37 indikator telah mencapai target, 23 indikator belum dan 3 indikator tidak tersedia data. Dibandingkan pencapaian target tahun 2004 (58,73 %), tahun 2005 mengalami peningkatan sebesar 2,94 %.

Sedangkan untuk 8 indikator kinerja jenis pelayanan sesuai kebutuhan Kabupaten/Kota tertentu di Kabupaten Batang hanya memenuhi 7 indikator. Dari ke tujuh indikator tersebut yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 85,71 % atau 6 indikator.

Data selengkapnya dapat dilihat pada lampiran B ( Rekap Hasil Pencapaian SPM Bidang Kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2005 ) terlampir.

26)    Kabupaten Pekalongan

Dari 63 indikator kinerja kewenangan wajib SPM bidang kesehatan untuk Kabupaten Pekalongan yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 74,58 % dengan rincian 44 indikator telah mencapai target, 15 indikator belum dan 4 indikator tidak tersedia data. Dibandingkan pencapaian target tahun 2004 (61,90 %), tahun 2005 mengalami peningkatan sebesar 12,68 %.

Sedangkan untuk 8 indikator kinerja jenis pelayanan sesuai kebutuhan Kabupaten/Kota tertentu di Kabupaten Pekalongan hanya memenuhi 7 indikator. Dari ke tujuh indikator tersebut yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 85,71 % atau 6 indikator.

Data selengkapnya dapat dilihat pada lampiran B ( Rekap Hasil Pencapaian SPM Bidang Kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2005 ) terlampir.

27)    Kabupaten Pemalang

Dari 63 indikator kinerja kewenangan wajib SPM bidang kesehatan untuk Kabupaten Pemalang yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 58,93 % dengan rincian 33 indikator telah mencapai target, 23 indikator belum dan 7 indikator tidak tersedia data. Dibandingkan pencapaian target tahun 2004 (52,38 %), tahun 2005 mengalami peningkatan sebesar 6,55 %.

Sedangkan untuk 8 indikator kinerja jenis pelayanan sesuai kebutuhan Kabupaten/Kota tertentu di Kabupaten Pemalang hanya memenuhi 7 indikator yang semuanya telah mencapai target tahun 2005.

Data selengkapnya dapat dilihat pada lampiran B ( Rekap Hasil Pencapaian SPM Bidang Kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2005 ) terlampir.

28)    Kabupaten Tegal

Dari 63 indikator kinerja kewenangan wajib SPM bidang kesehatan untuk Kabupaten Tegal yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 55,74 % dengan rincian 34 indikator telah mencapai target, 27 indikator belum dan 2 indikator tidak tersedia data. Dibandingkan pencapaian target tahun 2004 (52,38 %), tahun 2005 mengalami peningkatan sebesar 3,36 %.

Sedangkan untuk 8 indikator kinerja jenis pelayanan sesuai kebutuhan Kabupaten/Kota tertentu di Kabupaten Tegal telah memenuhi 8 indikator yang semuanya telah mencapai target tahun 2005.

Data selengkapnya dapat dilihat pada lampiran B ( Rekap Hasil Pencapaian SPM Bidang Kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2005 ) terlampir.

29)    Kabupaten Brebes

Dari 63 indikator kinerja kewenangan wajib SPM bidang kesehatan untuk Kabupaten Brebes yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 67,21 % dengan rincian 41 indikator telah mencapai target, 20 indikator belum dan 2 indikator tidak tersedia data. Dibandingkan pencapaian target tahun 2004 (55,56 %), tahun 2005 mengalami peningkatan sebesar 11,65 %.

Sedangkan untuk 8 indikator kinerja jenis pelayanan sesuai kebutuhan Kabupaten/Kota tertentu di Kabupaten Brebes telah memenuhi 8 indikator. Dari ke delapan indikator tersebut yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 75 % atau 6 indikator.

Data selengkapnya dapat dilihat pada lampiran B ( Rekap Hasil Pencapaian SPM Bidang Kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2005 ) terlampir.

30)    Kota Magelang

Dari 63 indikator kinerja kewenangan wajib SPM bidang kesehatan untuk Kota Magelang yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 76,27 % dengan rincian 45 indikator telah mencapai target, 14 indikator belum dan 4 indikator tidak tersedia data. Dibandingkan pencapaian target tahun 2004 (66,67 %), tahun 2005 mengalami peningkatan sebesar 9,6 %.

Sedangkan untuk 8 indikator kinerja jenis pelayanan sesuai kebutuhan Kabupaten/Kota tertentu di Kota Magelang hanya memenuhi 6 indikator. Dari ke enam indikator tersebut yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 83,33 % atau 5 indikator.

Data selengkapnya dapat dilihat pada lampiran B ( Rekap Hasil Pencapaian SPM Bidang Kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2005 ) terlampir.

31)    Kota Surakarta

Dari 63 indikator kinerja kewenangan wajib SPM bidang kesehatan untuk Kota Surakarta yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 71,67 % dengan rincian 43 indikator telah mencapai target, 17 indikator belum dan 3 indikator tidak tersedia data. Dibandingkan pencapaian target tahun 2004 (69,84 %), tahun 2005 mengalami peningkatan sebesar 1,83 %.

Sedangkan untuk 8 indikator kinerja jenis pelayanan sesuai kebutuhan Kabupaten/Kota tertentu di Kota Surakarta hanya memenuhi 7 indikator. Dari ke tujuh indikator tersebut yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 71,43 % atau 5 indikator.

Data selengkapnya dapat dilihat pada lampiran B ( Rekap Hasil Pencapaian SPM Bidang Kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2005 ) terlampir.

32)    Kota Salatiga

Dari 63 indikator kinerja kewenangan wajib SPM bidang kesehatan untuk Kota Salatiga yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 76,27 % dengan rincian 45 indikator telah mencapai target, 14 indikator belum dan 4 indikator tidak tersedia data. Dibandingkan pencapaian target tahun 2004 (76,19 %), tahun 2005 mengalami peningkatan sebesar 0,08 %.

Sedangkan untuk 8 indikator kinerja jenis pelayanan sesuai kebutuhan Kabupaten/Kota tertentu di Kota Salatiga hanya memenuhi 7 indikator. Dari ke tujuh indikator tersebut yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 57,14 % atau 4 indikator.

Data selengkapnya dapat dilihat pada lampiran B ( Rekap Hasil Pencapaian SPM Bidang Kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2005 ) terlampir.

 

33)    Kota Semarang

Dari 63 indikator kinerja kewenangan wajib SPM bidang kesehatan untuk Kota Semarang yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 63,79 % dengan rincian 37 indikator telah mencapai target, 21 indikator belum dan 5 indikator tidak tersedia data. Dibandingkan pencapaian target tahun 2004 (71,43 %), tahun 2005 mengalami penurunan sebesar 7,64 %.

Sedangkan untuk 8 indikator kinerja jenis pelayanan sesuai kebutuhan Kabupaten/Kota tertentu di Kota Semarang hanya memenuhi 7 indikator. Dari ke tujuh indikator tersebut yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 85,71 % atau 6 indikator.

Data selengkapnya dapat dilihat pada lampiran B ( Rekap Hasil Pencapaian SPM Bidang Kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2005 ) terlampir.

34)    Kota Pekalongan

Dari 63 indikator kinerja kewenangan wajib SPM bidang kesehatan untuk Kota Pekalongan yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 76,67 % dengan rincian 46 indikator telah mencapai target, 14 indikator belum dan 3 indikator tidak tersedia data. Dibandingkan pencapaian target tahun 2004 (73,02 %), tahun 2005 mengalami peningkatan sebesar 3,65 %.

Sedangkan untuk 8 indikator kinerja jenis pelayanan sesuai kebutuhan Kabupaten/Kota tertentu di Kota Pekalongan hanya memenuhi 7 indikator yang semuanya telah mencapai target tahun 2005.

Data selengkapnya dapat dilihat pada lampiran B ( Rekap Hasil Pencapaian SPM Bidang Kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2005 ) terlampir.

35)    Kota Tegal

Dari 63 indikator kinerja kewenangan wajib SPM bidang kesehatan untuk Kota Tegal yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 58,62 % dengan rincian 34 indikator telah mencapai target, 24 indikator belum dan 5 indikator tidak tersedia data. Dibandingkan pencapaian target tahun 2004 (57,14 %), tahun 2005 mengalami peningkatan sebesar 1,48 %.

Sedangkan untuk 8 indikator kinerja jenis pelayanan sesuai kebutuhan Kabupaten/Kota tertentu di Kota Tegal hanya memenuhi 7 indikator. Dari ke tujuh indikator tersebut yang telah mencapai target tahun 2005 sebesar 85,71 % atau 6 indikator.

Data selengkapnya dapat dilihat pada lampiran B ( Rekap Hasil Pencapaian SPM Bidang Kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2005 ) terlampir.